Rabu, 04 November 2009
Minimnya Pelayanan Calhaj
Para calon jemaah haji (calhaj) asal Embarkasi Polonia Medan secara khusus dan Indonesia umumnya merasa kurang dilayani saat menunaikan ibadah haji. Hal itu terjadi karena kurangnya koordinasi antara Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi dalam melaksanakan Penyelenggaraan Ibadah Haji (PIH).“Jemaah Indonesia setibanya di bandara Amir Muhammad Madinah banyak mengalami kelelahan karena prosedur yang berbelit-belit saat melaksanakan pemeriksaan dan wawancara,” kata anggota DPD RI asal Sumatera Utara Damayanti seusai melepas 453 calhaj kelompok terbang (kloter) 10 asal daerah Asahan ditambah petugas PPIH di Bandara Polonia, Medan, Selasa (3/11).Temuan fenomena ini diketahui Damayanti setelah meninjau ke Madinah pada 25 Oktober 2009. Menurutnya, dalam prosedur pemeriksaan dan wawancara yang berbelit itu banyak memakan waktu. “Banyak calhaj yang kelelahan karena lama menunggu waktu pemeriksaan keimigrasian dan wawancara. Dalam hal ini, instansi terkait dari pemerintah Indonesia harus cepat tanggap menangani prosedur yang diterapkan pemerintah Arab Saudi,” sebutnya.Bukan urusan pemeriksaan dan wawancara saja yang berbelit, transportasi angkutan calhaj 1430 H tahun 2009 juga banyak prosedur yang belum diketahui pemandu calhaj asal Indonesia saat menuju pemondokan. “Kita mengharapkan urusan ini harus segera diperbaiki sehingga calhaj tidak merasa kelelahan sebelum melaksanakan ibadah rukun islam kelima,” katanya.Damayanti juga menyoroti dalam pendistribusian makanan kepada calhaj saat di pemondokan yang selalu tidak tepat waktu. “Ini sangat rentan dengan kesehatan jemaah Indonesia saat menjalankan ibadah. Bagaimana mau sehat jika makan sering telat,” ujarnya.Calhaj asal daerah Asahan yang juga dilepas Bupati Asahan Drs H Risuddin. Dia merasa bangga dengan masyarakatnya yang semangat untuk menunaikan ibadah haji di tanah suci. Risuddin berharap, sikap masyarakatnya dapat berubah dan menjadi haji yang mabrur setelah kembali ke tanah suci.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar